Pasti masuk
surga atau pasti masuk neraka. Itulah pilihannya. Pasti melangkah melintasi
derita semu atau bahagia semu yang sebenarnya adalah derita abadi. Langkahnya
pasti mendapat konsekuensi setimpal. Langkah-langkah penuh darah dan perjuangan
berbeda dengan langkah yang dilengkapi fasilitas dan pelayanan.
Okelah. Pastinya
kita semua harus tetap melangkah. Bila berhenti roda zaman akan menggilas tanpa
ampun. Kesempatan kita melangkah lebih jauh menapaki lajur kehidupan untuk
dipenuhi kebaikan. Agar langkahnya pasti mendatangkan kebaikan yang semakin
banyak.
| http://i463.photobucket.com |
Rasulullah SAW
adalah sosok teladan utama bagi manusia yang punya langkah pasti. Bagaimana
tidak? Dunia gelap, amoral, tanpa belas kasih, dalam tempo 23 tahun berhasil
diubah menjadi cahaya terang yang menyinari seluruh penjuru dunia.
Rasulullah SAW
punya FAST. Fathanah yang berarti cerdas. Tentu kecerdasannya tidak diragukan
lagi. Bagaimana menjawab pertanyaan sahabat sangat solutif dan kreatif. Ketika
ditanya soal berwudhu dengan air laut, Rasulullah SAW justru menyatakan laut
itu suci dan halal bangkainya. Solutif dan kreatif. Menjawab esensi dari
kebutuhan sesungguhnya.
Amanah sebagai
sifat yang melembaga dalam dirinya. Kepercayaan tinggi menjadi pilar
kehidupannya baik di tengah keluarga maupun masyarakat. Orang membencinya pun
diperlakukan dengan kemuliaan karena amanah kehidupan sosial memerlukan
kesantunan dan kebaikan. Balaslah kejelekan itu dengan kebaikan sebagaimana
diajarkan.
Shiddiq yang
artinya jujur juga sifat utama yang ada pada dirinya. Kejujurannya benar-benar
memberikan teladan final dan total. Musuhpun akan memuji karena kejujurannya.
Tabligh. Sifat ini
menjadi tanda penting. Sebagai utusan-Nya risalah ini benar-benar tersampaikan.
Amanah yang diemban terlaksana dengan begitu indah. Meski jiwanya terancam
tetap amanah tak boleh goyah.
Rasulullah SAW
juga sosok yang mempunyai sahabat-sahabat yang loyal. Khadijah totalitas membantu
da’wah. Abu Bakar Ash Shiddiq hanya menyisakan Allah SWT dan Rasul-Nya. Seluruh
hartanya untuk fi sabilillah. Sahabat-sahabatnya yang rela berkorban. Mereka
tidak mengharap apa-apa kecuali berjumpa dengan Allah SWT dalam kepasrahan
utuh. Mereka ridha dengan ketetapan Allah SWT dan Allah SWT meridhai mereka.
Dan misi Rasulullah
SAW adalah membawa kebenaran Ilahi. Maka inilah sejumlah faktor yang mampu
mencetak keberhasilan da’wah dalam tempo 23 tahun mengubah status dunia yang
gelap gulita menjadi terang benderang. [nas]
Tidak ada komentar:
Posting Komentar